April 29, 2021

Pattingalloang, Cendikiawan Bugis Abad 17

Sebagai penanggungjawab pemerintahan di Kesultanan Gowa, Pattingalloang berhasil mengupayakan munculnya tradisi baru berkat kemampuan berbahasa asing yang dimilikinya, yaitu penerjemahan berbagai […]
April 27, 2021

Rahmah El-Yunusiyyah, Perempuan Pembaru Yang Melampaui Zaman

“Perempuan adalah tiang negara. Jika perempuannya baik, baiklah negara, dan jika mereka rusak, rusak pulalah negara. Mereka adalah tiang, dan biasanya […]
April 10, 2021

Riset dan Pengembangan Sebagai Deterrence Effect

Bagi sebuah bangsa, apapun langkah yang dilakukan olehnya dalam menjaga kedaulatan teritorial negaranya, secara pasti menunjukkan bahwa bangsa tersebut bukanlah bangsa […]
April 6, 2021

Dirgahayu Swa Bhuwana Paksa

Yogyakarta, dengan keberadaan Pangkalan Udara Maguwo, memiliki nilai yang sangat strategis terutama pasca Persetujuan Renville, di mana wilayah Republik Indonesia semakin […]
March 15, 2021

Periodesasi Kesultanan Palembang(?)

Ketika sejarah tak pernah bisa ditafsirkan tunggal, sebuah papan informasi di kompleks pekuburan seorang pahlawan selalu menyediakan kemungkinan untuk digugat oleh […]
March 9, 2021

Bedil dan Kemajuan Teknologi Kesenjataan Nusantara

Dari sisi etimologi, Donderbus merupakan gabungan dari kata donder yang bermakna halilintar dan bus yang berarti pipa. Dalam versi bahasa Indonesia, jenis senapan ini […]
March 4, 2021

Aceh, Yang Sangat Melelahkan Belanda

Sudah sejak tahun 1873, Belanda mencoba “menenangkan” Aceh yang melakukan perlawanan. Sebuah kerajaan di ujung pulau Sumatera, berpenduduk lebih sedikit jika […]
February 26, 2021

Tentang Buku Serangan Umum

Dalam buku ini, yang menjadi pokok bahasan adalah pada siapa pemrakarasa diadakannya Serangan Umum – Serangan Oemoem 1 Maret 1949, yang […]
February 25, 2021

Limbah dan Pengaburan Sejarah Aceh yang Agung

Jika menengok kembali perjalanan sejarah bangsa Aceh, apa yang menjadi sorotan utama adalah fakta di mana rakyat Aceh menolak untuk terus-terusan […]
February 24, 2021

Diplomat-Diplomat Kancil

Suatu waktu di tanggal 19 November 1991, Menlu Ali Alatas bertanya kepada Dubes RI untuk Australia, Sabam Siagian. “Kau bayar berapa […]