Kiri, adalah sosok dari Harun bin Said alias Tohir. Kanan, adalah Usman alias Djanatin. Foto ini diadaptasi dari Sunday Times yang terbit pada 16 Februari 2014. […]
Sebagai imperialis yang tamak, Belanda berupaya menundukkan seluruh kekuasaan kerajaan di sepanjang Nusantara. Mereka, Belanda, dengan berbagai cara dan upaya berusaha menundukkan kekuasaan kerajaan-kerajaan di Nusantara. […]
Dalam sebuah penugasan yang melibatkan berbagai macam satuan, keakuratan informasi menjadi penting. Meskipun seringkali terjadi kesimpang siuran informasi dengan berbagai latar belakang penyebabnya. Kekeliruan mungkin saja […]
Foto di atas tidak berkait langsung dengan artikel ini. Keterangan foto: Pos Densus Alap-alap di Atabai, Timor Timur, tahun 1976. Foto koleksi Kompol (Purn) Samid. Salah […]
Dalam keadaan yang semakin terjepit pasca Persetujuan Renville, dukungan rakyat menjadi sangat penting. Selain untuk menjaga eksistensi Republik Indonesia, dukungan ini juga berguna bagi TNI dalam […]
Ketika Proklamasi Kemerdekaan baru beberapa hari dikumandangkan, empat ulama besar Aceh menyerukan jihad kepada rakyat Aceh untuk melawan Belanda. Pernyataan jihad terhadap Belanda ini ditandatangani oleh […]
Foto tidak berkait langsung dengan postingan. Keterangan foto: Anwar Harjono (tengah), M. Natsir (kanan), Yunan Nasution (kiri). Sumber foto: repro dari lama republika.co.id Sudah sejak awal […]
“… Kami tidak memulai pertempuran Surabaya, tetapi ketika kelihatan kami akan menang, orang Inggris bergegas memanggil Sukarno untuk menyelamatkan mereka…”. Rangkaian Pertempuran Surabaya 1945 terkenang dalam […]
“Biar mati sekalipun, saya tak akan pernah jongkok minta ampun di depan orang-orang Belanda.” Itu adalah pernyataan Datuk Badiuzzaman ketika dikelabuhi Belanda di Batavia ketika diperintahkan […]
Oleh : Joe Pradana Kawasan perbukitan di barat Kota Batu, Jawa Timur, menyimpan sebuah kisah heroik semasa Agresi Militer Belanda II tahun 1948. Tepatnya di Kecamatan […]
Perlu disebutkan kelompok masyarakat yang akrab dengan kekerasan, keberadaannya tidak begitu disukai karena cenderung onar dan kriminal, tetapi dibutuhkan oleh pihak-pihak tertentu. Dalam kancah revolusi, kelompok […]
Oleh: Marjolein van Pagee Kolonialisme, sering dianggap sebagai warisan yang masih mengganggu, meskipun kelak juga akan menghilang. Namun, terlepas dari pemikiran yang rasis, kolonial yang masih […]
Pada masa awal Kemerdekaan dikenal laskar bernama Barisan M (Maling). Dalam perkembangannya kelak, ketika laskar harus diintegrasikan dalam organisasi TNI, gerombolan pencuri ini diwadahi dalam Kompi […]
Sebelum Agresi Militer Belanda II, Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan para penasihatnya telah merumuskan rencana-rencana yang berkaitan dengan keberlangsungan pemerintahan sipil sebagai dampak dari serangan militer […]
Sri Sultan Hamengkubuwono IX, yang selalu memantau dan mengikuti perjuangan diplomasi RI di PBB melalui radio, mengetahui jika delegasi Belanda menolak Resolusi DK PBB yang mendesak […]
Pada bulan November 1948, sebelum Agresi Militer Belanda II dilaksanakan, dalam konstelasi politik di dalam pemerintahan Belanda berkembang spekulasi terkait dengan sikap Sri Sultan Hamengkubuwono IX. […]
Pasca 19 Desember 1948, pasukan TNI yang menyingkir di sekitar pinggiran kota Yogyakarta mulai melakukan konsolidasi dan re-grouping kekuatan. Serangkaian aksi balasan dan gangguan terhadap patroli […]
Nampaknya, Teukoe Oemar sangat terkenal pada saat itu sehingga sebuah permainan pun dibuat dengan namanya. Het Toekoe Oemar Spel, dg narasi “mengepung atau menangkap Teuku Umar”. […]
Pada tahun 1938, Pagoejoeban Pasoendan mengadakan rapat umum di Bandung. Djuanda menjadi pembicara utamanya. Ia berpidato tentang industrialisasi. Topik ini dipilihnya karena tersiar kabar bahwa orang-orang Belanda […]